Senin, 18 Februari 2019

13 Pengertian Webgis Menurut Para Ahli


Sistem Informasi Geografis atau dalam bahasa Inggris: Geographic Information System yang juga biasa disingkat GIS merupakan sistem informasi khusus dalam mengelola data yang memiliki informasi spasial (bereferensi keruangan). Atau dalam arti yang lebih sempit, ialah sistem komputer yang memiliki kemampuan dalam membangun, menyimpan, mengelola dan menampilkan informasi berefrensi geografis, misalnya data yang diidentifikasi dengan menurut lokasinya, dalam sebuah database. Para praktisi ini juga memasukkan orang yang membangun dan mengoperasikannya serta data sebagai bagian dari sistem ini.

Teknologi Sistem Informasi Geografis ini bisa digunakan untuk investigasi ilmiah, pengelolaan sumber daya, perencanaan pembangunan, kartografi hingga perencanaan rute. Contohnya, SIG dapat membantu perencana secara cepat dalam menghitung waktu tanggap darurat saat terjadi bencana alam, atau SIG juga dapat digunaan untuk mencari lahan basah (wetlands) yang juga membutuhkan perlindungan dari polusi.

Adapun pengertian yang telah dijelaskan sebelumnya, ada beberapa ahli yang memiliki beberapa pendapat tentang Pengertian dari Sistem Informasi Geografis ini.


1. Menurut Aronaff (1989)
Sistem Informasi Geografis merupakan sistem informasi yang didasarkan pada kerja komputer yang memasukkan, mengelola, memanipulasi & menganalisa data serta memberi uraian.

2. Menurut Burrough (1986)
Sistem Informasi Geografis merupakan alat yang bermanfaat untuk pengumpulan, penimbunan, pengambilan kembali data yang diinginkan & penayangan data keruangan yang berasal dari kenyataan dunia.

3, Menurut Kang-Tsung Chang (2002)
Sistem Informasi Geografis sebagai a computer system for capturing, storing, querying, analyzing, & displaying geographic data.

4. Menurut Murai (1999)
Sistem Informasi Geografis sebagai sistem informasi yang digunakan untuk memasukkan, menyimpan, memanggil kembali, mengolah, menganalisis & menghasilkan data bereferensi geografis atau data geospatial, untuk mendukung pengambilan keputusan dalam perencanaan & pengelolaan penggunaan lahan, sumber daya alam, lingkungan, transportasi, fasilitas kota, & pelayanan umum lainnya.

5. Menurut Marble et al (1983)
Sistem Informasi Geografis merupakan sistem penanganan data keruangan.

6. Menurut Bernhardsen (2002)
Sistem Informasi Geografis sebagai sistem komputer yang digunakan untuk memanipulasi data geografi. Sistem ini diimplementasikan dengan perangkat keras & perangkat lunak komputer yang berfungsi untuk akusisi & verifikasi data, kompilasi data, penyimpanan data, perubahan & pembaharuan data, manajemen & pertukaran data, manipulasi data, pemanggilan dan presentasi data serta analisa data

7. Menurut Gistut (1994)
Sistem Informasi Geografis merupakan sistem yang bisa mendukung pengambilan keputusan spasial & mampu mengintegrasikan deskripsi-deskripsi lokasi dengan karakteristik-karakteristik fenomena yang ditemukan di lokasi tersebut. Sistem Informasi Geografis yang lengkap mencakup metodologi & teknologi yang diperlukan, yaitu data spasial perangkat keras, perangkat lunak & struktur organisasi

8. Menurut Berry (1988)
Sistem Informasi Geografis merupakan sistem informasi, referensi internal, serta otomatisasi data keruangan.

9. Menurut Calkin dan Tomlison (1984)
Sistem Informasi Geografis merupakan sistem komputerisasi data yang penting.

10. Menurut Linden, (1987)
Sistem Informasi Geografis merupakan sistem untuk pengelolaan, penyimpanan, pemrosesan (manipulasi), analisis & penayangan data secara spasial terkait dengan muka bumi.

11. Menurut Alter
Sistem Informasi Geografis merupakan sistem informasi yang mendukung pengorganisasian data, sehingga dapat diakses dengan menunjuk daerah pada sebuah peta.

12. Menurut Prahasta
Sistem Informasi Geografis merupakan sejenis software yang dapat digunakan untuk pemasukan, penyimpanan, manipulasi, menampilkan, & keluaran informasi geografis berikut atribut-atributnya.

13. Menurut Petrus Paryono
Sistem Informasi Geografis merupakan sistem berbasis komputer yang digunakan untuk menyimpan, manipulasi dan menganalisis informasi geografi.

Dari definisi-definisi di atas dapat disimpulkan bahwa Sistem Informasi Geografis merupakan pengelolaan data geografis yang didasarkan pada kerja komputer (mesin).

Itulah sekilas penjelasan tentang 13 pengertian sistem informasi geografi (SIG) menurut para ahli, terima kasih telah menyempatkan membaca, semoga artikel yang anda baca bermanfaat, jangan sungkan untuk mengirimkan kritik maupun saran kepada redaksi kami.

Manfaat Web GIS di bidang pertanian,perikanan dan perkebunan

Dewasa ini, perkembangan dunia GIS di tandai dengan adanya keterbukaan data spasial. Berbeda sekali ketika saya berkecimpung di dunia GIS lebih dari 10 tahun yang lalu, di mana data GIS begitu sulit di dapat bahkan cenderung di rahasiakan dan sangat takut sekali data digital itu keluar atau di bagikan kepada pihak lain. Hampir 2 tahun yang lalu, terjadi pergesaran yaitu terbukanya data spasial. Salah satu indikatornya adalah adanya teknologi Web GIS yang di gunakan oleh pemerintah. Salah satunya adalah departemen kehutanan.
Pada Web GIS kehutanan,  Dari situ, banyak sekali peta tematik yang di tampilkan,salah satu contohnya adalah peta kawasan hutan. Seperti di ketahui,peta kawasan hutan di gunakan sebagai acuan apabila satu perusahaan akan membuka contohnya adalah areal perkebunan. Dengan di bukanya akses ke masyarakat, tentunya para pihak berhubungan dengan kehutanan,akan sangat terbantu dengan adanya Web GIS ini. Cukup dengan akses internet, orang-orang yang akan membuka areal kebun, lebih mengetahui, areal mana yang di perbolehkan untuk membuka areal kebun atau mungkin areal kelapa sawit dan dapat mengefesienkan waktu,di mana sebelumnya perusahaan harus bolak-balik ke kantor kehutanan Jakarta hanya mengurusi suatu areal di perbolehkan di buka areal kebun atau tidak.
Selain itu, juga membantu pemerintah sendiri dalam controlling, di mana masyarakat pun tahu daerah mana yang di larang untuk kebun daerah mana yang di perbolehkan. Tentu ini sangat membanggakan. Banyak lagi manfaat yang bisa kita dapatkan. Dua manfaat di atas hanya sebagai contoh.
Untuk instansi lain, sepertinya perlu juga mencontoh departemen kehutanan ini, terutama yang menyangkut tentang informasi yang harus di ketahui oleh publik. Peta bisa berbicara banyak dari pada seribu kata dan sudah semestinya masyarakat cerdas secara spasial. Mohon info, instansi pemerintah mana lagi yang sudah memanfaatkan teknologi Web GIS ini. silahkan kasih infonya lewat komentar di bawah ya.

Konsep Dasar Webgis


Hingga saat ini apa yang sering disebut GIS sudah semakin banyak yang mengembangkan. Hal ini dikarenakan dengan adanya sistem tersebut perkerjaan dalam memperoleh dan memanipulasi informasi lebih mudah dilakukan dan dimonitoring. Sebelum kita berbicara lebih jauh lagi tentang GIS (Geographic Information System) atau dalam Indonesia sering disebut SIG (Sistem Informasi Geografis), marikita buka dulu wawasan kita bahwa GIS itu sifatnya sangat global. Hingga saat ini sudah ada banyak jenis GIS yang dikembangkan, mulai dari persebaran pom bensin, daerah rawan bencana, dan lain-lain. Dalam ilmu GIS banyak istilah yang mesti kita ketahui dankita gunakan nanti. Tentunya kita akan masuk juga ke dalam ilmu Geografi itu sendiri. Para ahli memiliki pandangan tersendiri mengenai GIS itu sendiri. Bila saya simpulkan, GIS merupakan suatu sistem berbasis komputer yang dirancang sedemikian rupa dari penggabungan beberapa data yang kemudian data tersebut diolah, dimanipulasi, diproses, dianalisis, dan ditampilkan terkait dengan geografis atau muka bumi yang berorientasi pada peta. Bila kita ingin mempelajari GIS lebih lanjut lagi, ada beberapa istilah atau dasar  dasar yang setidaknya harus kita pahami dan resapi terlebih dahulu,sebagai berikut.
     1. Sistem
     2. Data
     3. Informasi
     4. Geografi (Peta, Legenda, Skala, dll)
     5. GPS
     6. Komponen GIS
           Melalui artikel ini, saya hanya mencoba untuk berbagi pengalaman daninformasi sesuai dengan pengetahuan yang saya miliki. Nah, bagi Anda yang ingin lanjut mempelajari Tutorial Webgis melalui halaman ini. Silahkan lanjut dibaca.☺

Bila kita sudah mengetahui beberapada istilah dasar tersebut, artinya kita sudah ada persiapan dasar untuk membuat WebGIS Indonesia. Lantas, apa persiapan selanjutnya? Persiapan selanjutnya adalah dengan platform apa kita akan membuat WebGIS Indonesia ini. Misal, saya ambil satu kasus dengan menggunakan Windows. Maka, kita harus mempersiapkan beberapa software untuk mengembangkan WebGIS ini. Berikut ini adalah beberapa software yang kita butuhkan dan harus kita persiapkan.
1.     Google Earth
Google Earth digunakan untuk mengcapture peta yang kemudian akan kita digitizing dengan menggunakan Quantum GIS.
2.     Quantum GIS
Quantum GIS digunakan untuk membuat peta sesuai dengan keinginan dan yang kita butuhkan.
3.     DBMS
Pengolah database untuk menyimpan informasi terkait dengan informasi peta atau yang lainnya. Misal, PostgreSQL.
4.     Web Editor
Web Editor digunakan untuk merancang atau scripting HTML Web, mapserver, dan lain-lain. Anda bisa menggunakan Notepad++, Adobe Dreamweaver, dan lain-lain.
5.     Browser
Saya yakin semua sudah tahu browser, bukan? hehehe
6.     MapServer
Mapserver ini digunakan untuk mengatur, memanage peta yang kita buat dengan menggunakan Quantum GIS. Ada banyak jenis-jenis MapServer, seperti MS4W, OSGEO4W.
Demikian sedikit banyaknya mengenai Tutorial WebGIS. Bila Anda memiliki pengalaman lain yang serupa dengan ini, saya sangat senang sekali bila Anda berkenan share melalui kolom komentar ini. Tanpa berkmasud menggurui, semoga bermanfaat.

Tujuan dan Manfaat Webgis Pemetaan Aset Tanah dan Bangunan

Tujan dan manfaat webgis tata ruang Aplikasi ini dibangun untuk mengelola asset yang dimiliki oleh suatu instansi atau organisasi. Aset yang dipetakan dalam aplikasi ini adalah aset berupa tanah maupun bangunan. Dibangunnya aplikasi ini diharapkan integrasi Data Aset sehingga mampu memberikan gambaran persebaran aset daerah diseluruh wilayah dengan cepat dan menarik.
Tujuan dibangunnya aplikasi ini adalah sebagai berikut:
  • Tersedianya data persebaran aset daerah dalam bentuk peta digital dan interaktif.
  • Tersedianya Data Base yang melingkupi Perencanaan, Pelaksanaan hingga Pemelihaaraan Aset dalam bentuk peta digital.
  • Tersedianya rincian data (berupa gambar, Video, dsb) dari setiap Aset Daerah baik data mutasi maupun data kondisi Aset.
  • Tersedianya Data Aset pada setiap SKPD berupa Gedung/Bangunan dalam bentuk peta digital.
  • Tersedianya Data Aset berupa Tanah milik pemerintah daerah dalam bentuk peta digital.
Skenario Aplikasi:
  • Aset tanah dan bangunan yang dikelola memiliki kordinat lokasi latitude dan longitude, sehingga dari kordinat tersebut dapat kita petakan aset bangunan tersebut menggunakan sebuah peta.
  • Setiap data aset akan tampil pada sebuah peta dengan symbol rumah/ bangunan sesuai kordinatnya masing-masing.
  • Ketika symbol rumah/bangunan itu di tekan / diklick, maka akan muncul popover atau jendela kecil yang berisi informasi terkait aset seperti data (Foto, sertifikat tanah, IMB, penanggung jawab, dll).
  • Setiap modul laporan dilengkapi dengan filter pencarian yang dibutuhkan, seperti filter tanggal, status, dll.
  • Semua modul laporan dapat melakukan proses cetak/print dan export ke excel.
  • Untuk mengakses halaman Back End pengguna harus melakukan proses login berdasar username password yang telah terdaftar pada sistem.
  • Pengguna publik hanya dapat melihat beberapa informasi yang dipublish pada halaman Front End.

Graphich User Interface
Secara Interface dan proses aplikasi ini memiliki 2 tampilan pengguna, yaitu:
  1. Tampilan Back End : Yaitu halaman yang digunakan untuk mengontrol, input, edit, dan hapus data asset oleh pengguna yang berwenang.
  2. Tampilan Front End: Yaitu halaman yang dibuat untuk digunakan oleh pengguna publik atau umum. Semua orang dapat mengakses informasi pada halaman ini tanpa harus terdaftar sebagai user.ta

Manfaat Webgis di Bidang Pariwisata

Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki potensi pariwisata dan budaya yang sangat besar. Hal ini terbukti dari kontribusi sektor pariwisata dan budaya yang menyumbang devisa cukup besar bagi pendapatan negara di tiap tahun. Pariwisata dan budaya diharapkan mampu menjadi salah satu sektor unggulan Indonesia dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Namun sayang, promosi di sektor pariwisata ini menurut penulis di rasa sangat kurang. Orang asing bahkan orang Indonesia sendiri lebih senang pergi ke Bali. Indonesia tidak hanya Bali. Indonesia terbentang dari sabang sampai Merauke. Masih banyak potensi wisata Indonesia yang belum terekspose.
Berikut ini beberapa contoh pemanfaatan publikiasi pariwisata dengan menggunakan teknologi Web GIS (lagi di cari). Silahkan teman-teman bantu saya untuk mencari Web GIS di bidang pariwisata ini:
1. informasi Web GIS. di situ selain lokasi,juga di sebutkan informasi detail tentang wisata yang ada di daerah Garut. Untuk lebih lengkapnya bisa di tambahkan rute menuju lokasi sehingga nanti bisa di terapkan untuk agen travel di kota yang di promosikan. Thx to mas Fajri Ramdhani atas infonya
Salah satu promosi yang bisa di pakai adalah dengan menggunakan teknologi Web GIS ini. Alhamdulillah,pemanfaatan teknologi Web GIS ini sudah mulai ada, namun di rasa masih kurang maksimal. Menjadi tanggungjawab moral kita semua terutama bagi teman-teman yang mengerti teknologi Web GIS ini untuk mendorong perkembangan pariwisata Indonesia.
Yang sudah terekspose memang banyak,tapi yang belum terekspose juga masih sangat banyak. Paling tidak, target kita adalah wisatawan dari Inonesia sehingga orang-orang kaya di Indonesia tidak pergi ke luar negeri untuk berlibur,dengan kata lain,uang orang kaya beredar di luar negeri. Sudah saatnya uang yang beredar ada di negeri sendiri.